Archive for June, 2007

move on

Wednesday, June 20th, 2007

hidup adalah gerakan
hidup adalah aliran

tak selamanya ia lurus
tak selamanya ia mulus

ada kalanya ia harus mematah
ada kalanya ia harus membelok

kini aliran menunjukkan taringnya padaku

aku dibuang ke dunia yang tak kuingini

pilihanku hanya dua

tinggal di lubang yang tak diingini bersama seluruh kenangan lama dan sahabat setia
atau mencari cahaya baru yang penuh kepahitan maupun kemanisan
meninggalkan saudara dan rumah yang baru kumasuki
serta meninggalkan cinta keenam yang tak pasti, cahaya ketiga di rumah itu

sementara cakar-cakar malam menusuk

jari jemari menari lincah di atas keyboard dan peluh menetes akibat hawa malam sang ibukota yang gerah penuh amarah

pameran dan lainlainnya

Friday, June 8th, 2007

ini h-3 pameran Akar TPB FSRD ITB ‘06
dan saya malah ngenet di sini, di warnet deket kosan, siang2 lagi

ingin melepaskan penat sejenak, nginep dan gawe tiap hari di kampus meski kontribusi tak begitu banyak dan saya merasa tak begitu berguna di properti dan astistik. acara/perform lumayan bermasalah dengan banyak kekurangan dalam hal kesiapan. kostumlah, body paintlah, de el el, trus sound system yang masih belum jelas. belum lagi boros akibat beli linen hitam, pulsa abis, nanti masih bingung milihin karya yang mau didisplay, besoknya lagi harus bawa karya2 3d, trus ngebantuin artistik yang kekurangan orang. ARGHHHH!!!!!

saya lelah….

ingin rasanya teriak sama ‘mereka’ pas hari h,"Apa yang membuat kalian merasa berhak ikut pameran?" .saya benci fenomena ‘bajingan2-yang-cuma-dateng-pas-hari-h’ sejak wisudaan 2 kemarin. sayangnya saya dipaksa oleh diri saya sendiri untuk berpikir bahwa saya sendiri belum berkontribusi banyak dibandingkan orang2 seperti yusfa, jawa, rio, yuri, alin, de el el. hal yang membuat saya terhibur adalah masih adanya temen2 setia yang standby di gsg terus, anak2 perform yang asoy banget gerakannya, nginep di tpb rame2 (meski ga jelas dan bikin badan lemes-pegel2), dan komputernya nino yang menjadi sumber asupan gizi mp3 dan komik, hehehehehe

curhat makin ga penting nih

TPB SR 2006 memang angkatan kepepet, tapi apakah harus selalu begitu? jumlah orang yang kerja selalu tipis mentok2 juga mungkin sekitar 50-70 orang (itupun seharian, ada yang gawe siang dan gawenya malem, si yusfa sama jawa sih siang-malem). ke mana mereka yang menuliskan namanya dengan bangga dan gede2 di kepanitiaan dan divisi2 kemarin?ato merasa udah merasa PW melakukan kerjanya yang ringan hingga ga perlu bantuin yang lain?? anak acara yang 20an orang itu ke mana ilangnya?? ikut mamma mia?? diculik alien?? kursus?? pacaran (saya juga pengen)?? salto?? bertapa di gunung Hua Ko??

plis pisanlah, ini acara angkatan gitu. it’s fine klo mereka ga suka dengan kaderisasi sehingga ga ikut, tapi INI ACARA ANGKATAN, DARI KITA, OLEH KITA, DAN BUAT KITA!!! mau alesan apa lagi?? kalopun bener2 berhalangan at least ngobrol lah, biar semuanya clear….

mungkin saya nggak gentle, ga ngomongin ini di dunia nyata, mungkin saya munafik. bisa saja. soalnya saya juga sudah muak, ngajakin anak2 yang berhati tembok itu untuk ikut. saya udah muak ngomong di depan kayak orang goblog.

ah……. semoga TUHAN masih mengasihani TPB SR 2006

semoga ‘Akar’ sukses, Amin

GOD Bless Us