Archive for March, 2008

MTV = Hiphop TV dan hal-hal lain

Friday, March 28th, 2008

    Belakangan ini saya makin malas nonton TV. Mau TV lokal, adanya juga sinetron sama mamamia dan kroni-kroninya. Tayangan-tayangan yang komersial dan sekedar kejar tayang dan rating yang sistem rating sendiri sangat perlu dipertanyakan kevalidannya. TV lokal yang ‘bener’ tinggal Trans TV, Trans 7, dan Metro TV. Mau nonton TV luar, Animal Planet, Discovery Channel, sama Animax ga ketangkep. Hallmark, Star Movies? Jangan tanya. Sama saja nasibnya dengan Animal Planet. Yang tersisa tinggal MTV dan V Channel yang sekarang menjadi channel-channel khusus hiphop. Begitu saya mengganti channel ke dua stasiun ini, yang tampak adalah para hiphopper dengan bling-bling ditemani pantat-pantat yang melenggok. Terdengar pula suara jukebox yang sudah sangat pasaran sekarang ini.
    Bukannya saya benci hiphop, apalagi rasis. Tidak, saya sangat respek pada negroid seperti halnya saya respek pada kaukasoid, mongoloid, dan semua ras lain. Yang menjadi masalah adalah ketika (hampir) semua lagu di dua stasiun TV musik adalah hiphop. Ke mana perginya rock? Classic? Bahkan Metal? Ugh, makin malas saja saya nonton TV. Ditambah lagi dalam hiphop sendiri kurang ada variasi musik dan lirik. Semuanya memakai gaya, lirik, koreografi, warna musik yang mirip-mirip. Saya hampir sulit membedakan artis satu dengan lainnya (ini mah mungkin sayanya saja yang kurang sensitif ^^;).
    Omong-omong soal pasaran dan mainstream, saya jadi teringat pada desain yang mainstream. Yup, vektor. Sekarang hampir semua desainer (grafis khususnya) pakai vektor. Tracing foto dengan sulur2 art nouveau gadungan. Bah. Banyak sekali desain macam itu. Habis idekah desainer grafis Indonesia? Seperti halnya hiphop, vector art, dan sinetron, sesuatu yang mainstream dan terlalu sering diekspos menjadi garing dan menjenuhkan. Sekali lagi mainstream tak masalah, namun ketika ia mendominasi hampir semuanya, jenuhlah jadinya.
    Yang namanya pasar semakin menarik bila dagangannya variatif (Kitab Rinaldo 33:4 XD). Mau bukti? Bayangkan kita ke supermarket ato pasar tradisional dengan barang dagangan terong semua tanpa ada dagangan lain. Malas juga kan? Kita jadi seperti kekurangan pilihan. Lihat saja pasar (baik tradisional maupun supermarket) saat ini. Betapa menariknya warna-warni sayur-sayuran dan buah-buahan mangga pepaya pisang jambu yang dibawa pamanku dari desa dst XD……….Garing ah
    Solusinya? Para insan desain, broadcasting, perfilman harus berani membuat produk (entah desain, tayangan, film) yang menjadi trendsetter, bukan sekedar mengikuti dan menyuapi klien dan audience. Idealisme!! Para insan desain, broadcasting, dan perfilman harus punya idealisme!Think out of box!!! Ide-ide liar dan kreatif harus dibidani (dan diseleksi tentunya). Harus berani keluar dari zona nyaman dan mengeksplor berbagai media dan kemungkinan baru. Kalau mau dilanjutkan pemikiran ini akan mengacu pada pembodohan bangsa, nilai edukasi, idealisme, dan lain-lain. Bentrokan antara kepulan asap dapur dan idealisme manusia.
    Ahahha, makin ngaco dan sotoy saja blog ini. Ya sudahlah. Mari kita bikin tu-gas la-gi T_T.

Psychogibberish II

Thursday, March 13th, 2008

Si langit murka pada sang bumi
Sang raja menahan kantuk
Sang ratu menyulam senja
Sang pangeran meredam badai
Sang putri merebah hujan

Langit mati api mati
Air nyala tubuh nyala

Tujuh pendekar dari gunung utara
Tujuh ksatria dari hutan timur
Tujuh penyihir dari gurun barat
Tujuh pemanah dari danau selatan

Naga api di puncak bukit
Membara nafasnya
Menyala matanya

Si anak kucing yang baru lahir
Mungil cakarnya
Elok matanya

Bunga lili di pagi hari
Embun perak
Cahaya emas

*dibuat pada suatu tengah malam di jaman UTS di mana mata mengantuk dan tubuh merana setelah seharian ujian dan mengerjakan tugas. njis mun kieu hungkul ngarah gancang paehna!!!

Setahun Wisuda 2

Monday, March 3rd, 2008

ican
kobra
jamban
lele
pecel lele
falkon
india
nejaaaaaaa
bollywood
pinball
pinbollywood
aming
singlet string
bindi
sari
kuch kuch hota hai
kabhi kushi kabhi gam
sorban
tamansari, antapani, sarijadi, setiabudi
tatib
wisudawan
presentasi
storyboard
ruang seminar
dede
hendra
monique
ario
rio
souvenir
keamanan
katrol
perform
properti
perijinan
danus
kostum
musik
velg bersinar
konfeti
cat bibit
petasan
bonggal mancing
perkusi tong dan seng lagi
jawa tewas
ketemu india beneran di cc

masih ingatkah kalian??????

Wishlist

Saturday, March 1st, 2008

Wishlist saat ini:
1. Copic berbagai warna
2. Soft pastel 24 warna derwent
3. Gouache 18 warna reeves saja
4. Acryllic 18 warna reeves saja
5. Watercolor 18 warna reeves saja
6. Canson tak terbatas…. heu
7. Buku Children of Hurin
8. Hiten, Biten, Maten, Amano’s World, sama Amano’s Complete Printnya Yoshitaka Amano
9. Buku Psychedelic Art
10. Jaket Navy Blue, gila setengah mati carinya
11. Studi budaya n hunting foto di Bali
12. Hunting foto di Tamansari dan Kraton Jogja
13. IP di atas 3,2 saja dulu
14. Tobaattt
15. Mastering Potosop, Illustrator, Corel, Freehand

Impian masa depan:
1. Punya studio pribadi di Jakarta, Jogja, Bandung, London, Zurich, Tokyo, Kyoto, Paris, Amsterdam, Venesia, Hongkong
2. Travelling keliling dunia dengan sketchbook
3. Wisata kuliner Cina Jepang Eropa
4. Kerja bareng Yoshitaka Amano
5. Napak tilas daratan Cina
6. Bikin performance art seedan Cirque du Soleil
7. Membangkitkan kembali daun lontar
8. Desainer grafis merangkap seniman printmaker. heu
9. Punya perusahaan cetak sendiri, bisa cetak buku, bisa printmaking, woodblock, etching, litograph, silkscreen, dst
10. Langganan majalah Graphis (hahaha)
11. Membuat Graphic Novel, banyak tulisan dan gambarnya sedikit tapi edan
12. Illustrator no. 1 Indonesia dulu
13. Bikin art film yang nampol
14. Bikin sekolah/komunitas seni-desain yang berkualitas
15. Pameran pribadi/bareng anak2 SR ‘06 keliling dunia. edaaannnn
16. Bikin font pribadi
17. Punya rumah di Muntilan, Jogja, Bandung, Jakarta, Tokyo, London, Hongkong

Intinya: KERJAKAN TUGASMU DULU, NAK!