Psychogibberish II
Si langit murka pada sang bumi
Sang raja menahan kantuk
Sang ratu menyulam senja
Sang pangeran meredam badai
Sang putri merebah hujan
Langit mati api mati
Air nyala tubuh nyala
Tujuh pendekar dari gunung utara
Tujuh ksatria dari hutan timur
Tujuh penyihir dari gurun barat
Tujuh pemanah dari danau selatan
Naga api di puncak bukit
Membara nafasnya
Menyala matanya
Si anak kucing yang baru lahir
Mungil cakarnya
Elok matanya
Bunga lili di pagi hari
Embun perak
Cahaya emas
*dibuat pada suatu tengah malam di jaman UTS di mana mata mengantuk dan tubuh merana setelah seharian ujian dan mengerjakan tugas. njis mun kieu hungkul ngarah gancang paehna!!!
March 18th, 2008 at 11:55 pm
puisi yang bagus. imajinatif dan deskriptif (?)
http://langitkalbu.blogspot.com/
March 20th, 2008 at 7:27 pm
ahahah. sip vai
saya cek ntar