Reidge Valgran : A History
Reidge Valgran adalah identity yang saya bangun sejak SMP. Berawal dari Reidge yang muncul dari pelafalan R dan H (inisial Rinaldo Hartanto) dalam bahasa Inggris dan Valgran yang merupakan kata acak yang saya pilih karena terdengar gagah dan akhirnya memiliki arti Farwalker/Pejalan jauh. Blog ini adalah Blog super egosentris yang saya tulis sebagai introspeksi dan napak tilas menjelang semakin bertambah tuanya saya dalam beberapa jam lagi. Sebuah resolusi masa depan dengan melihat sejenak ke masa lalu. Reidge Valgran sebagai suatu entitas yang mewakili diri saya, bagaikan sebuah program yang diupdate terus menerus menjadi lebih baik lagi!!
Inilah dia, Reidge Valgran, sepenuhnya dan seutuhnya!!! Silakan menikmati dan tinggalkan komentar bila Anda berkenan!!
Reidge Valgran ver 0.0: Tahap awal seorang Reidge Valgran. Tahap yang paling dasar dan mentah. Tahap ini adalah tahap di mana seseorang bisa menjadi sangat egois, egosentris, cengeng, emosional, dan menyebalkan. Seorang anak dengan pemikiran yang masih sangat sempit dan tidak matang. Sekaligus seorang anak yang patuh orang tua dan tidak pemberontak. Seorang anak yang masih butuh banyak perhatian dan pembelajaran. Tahap ini juga cukup religius dan spiritual. Tahap yang taat sekaligus tekun. Tahap ini juga sudah mulai memiliki proses kreatif meskipun sangat terbatas. Proses kognitif lebih dominan secara signifikan.
Reidge Valgran ver 1.0: Tahap kedua di mana seorang Reidge Valgran mulai mengenal apa itu cinta. Tahap remaja yang penuh ketidakpastian dan rasa penasaran. Tahap yang boleh dibilang penuh kekonyolan akibat ketidaktahuan. Tahap di mana ia mulai peka terhadap sesama dan membuat konsep yang paling dasar dalam proses kreatifnya. Tahap di mana ia mulai mengenal dunia game dan seluk beluknya.
Reidge Valgran ver 1.5: Pengembangan ver 1.0 dengan tingkat spiritualitas dan religiusitas yang tinggi. Terbaik hingga saat ini. Tahap ini juga mulai merasa nyaman dengan komunitasnya yang akrab dan indah. Tahap di mana kemampuan kognitif berkembang bersama afektif meskipun kemampuan sosialnya masih kurang peka. Tahap ini juga mulai memiliki keberanian berinteraksi dengan subjek yang ditaksirnya. Meskipun tahap ini memiliki tingkat religiusitas yang sangat tinggi, tahap ini juga mulai mengenal sexual sin secara ironis. Sebuah dosa yang dikenal secara otodidak karena perkembangan libido dan original sins.
Reidge Valgran ver 2.0: Salah satu tahap yang paling berpengaruh besar. Tahap di mana subjek mulai hidup mandiri. Tahap ketika Reidge Valgran mengenal kepedulian terhadap sesama. Tahap di mana sense dan feel meningkat sehingga ia menjadi lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Di tahap ini pula proses kreatifnya meningkat bersama dengan jiwa yang kritis dan rebel. Kemampuan berpikir sistematis dan ilmiah berkembang bersama dorongan bermain dan proses kreatif. Ide-ide gila dan berbagai eksperimen terus berkembang. Bila ver 1.0 dan 1.5 membentuk religiusitas, ver 2.0 inilah yang membentuk dan menempa Reidge Valgran menjadi figur yang lebih dewasa dan sensitif. Man for Others. Competence, Conscience, dan Compassion. Tahap yang lebih universal dan dewasa daripada sebelumnya. Tahap ini pula di mana ia mengenal putih-hitam-abu dunia pertama kalinya setelah sekian lama berdiam di sarang. Sebagai gantinya, tahap religiusitas menurun akibat komunitas yang kurang mendukung.
Reidge Valgran ver 2.5: Merupakan pengembangan lebih lanjut dari 2.0. Tahap ini tak memiliki banyak perbedaan dari tahap sebelumnya. Tahap ini memiliki visi yang lebih jelas tentang masa depan dan skill mulai diasah lebih intens. Tahap ini juga memiliki keberanian untuk mengungkapkan cinta secara langsung pada subjek yang disukai, meskipun berakhir dengan kegagalan total akibat observasi dan pendekatan yang sangat-sangat kurang. Tahap ini juga mengalami penurunan kognitif dan religiusitas akibat kejenuhan.
Reidge Valgran ver 3.0: Merupakan tahap yang juga berpengaruh besar terhadap total sejarah Reidge Valgran. Tahap di mana ia mengenal sebuah komunitas yang sangat kuat dengan segala putih-hitam-abunya. Tahap di mana ia mulai berkenalan dengan pola hidup yang lebih iregular dan random. Pola hidup yang dinamis dan lebih berat. Persaingan dengan entitas-entitas lain dengan kemampuan yang jauh lebih hebat. Tahap ini pula yang menunjukkan sebuah dedikasi untuk pertama kalinya, sebuah totalitas. Romantisme memikat Reidge Valgran. Sebuah kaderisasi panjang yang juga membentuk dirinya. Otak kanan yang mulai berkembang lebih jauh beriringan dengan otak kiri. Limas citra manusia. Dorongan bermain. Proses kreatif. Spiritualitas dan religiusitas makin menurun dengan tajam. Tahap ini juga menjadi di mana sebuah entitas lebih banyak mendengarkan dan menasehati. Jauh lebih mengenal karakter orang.
Reidge Valgran ver 3.5: Tahap di mana Reidge Valgran mengenal kompleksnya cinta. Dari cinta yang datang tiga kali berturut-turut diselingi hati yang patah berulang kali. Tahap di mana ia menemukan cinta yang muncul akibat keindahan sejati seorang wanita. Tahap di mana ia juga melakukan pendekatan yang intens dan bahkan berkarya demi sang wanita. Tahap di mana ia lebih berhati-hati namun masih terburu-buru sehingga berujung pada kegagalan lagi. Kecemburuan lemah juga muncul meskipun sangat minor dan tak mampu berkembang. Dedikasi juga terus berlanjut di sini dengan sangat intens diiringi cara pikir dan proses kreatif yang terus berkembang. Konsepsi megalomania, Starclimber muncul. Suatu entitas yang dengan kemampuan tinggi dapat meraih bintang-bintang yang ia kehendaki. Melankolisme berkembang dengan sangat pesat ketika ia gagal mencapai entitas idamannya.
Reidge Valgran ver 3.9: Tahap dedikasi tertinggi sampai saat ini. Tahap di mana ia juga terpikat dengan wanita lain yang sangat hidup dan ceria. Wanita dengan semangat hidup yang tinggi. Sanguinis ceritanya. Tahap pendekatan kembali dilakukan atas nama kerja angkatan yang berujung pada patahnya hati lagi. Kehancuran nyaris total juga terjadi ketika visi yang ditetapkannya hancur bersama dengan kebanggaan yang dibangun selama ini. Kedua bintang, baik Bintang Pagi maupun Bintang Senja yang didambakannya terlepas semua. Proses di mana Reidge Valgran harus menetapkan pilihan yang berat dalam hidupnya. Pilihan yang mengubah hidupnya sekali lagi. Di tengah kehancuran ini, masih ada Bintang Merah yang bersinar dalam dadanya. Dan lebih hakiki dari Bintang Merah, ia kembali berdialog sedikit dengan Pencipta. Melankolisme tertuang dengan deras melalui kata dan gambar.
Reidge Valgran ver 4.0: Setelah lepas dari kehancuran, Reidge Valgran mulai menata ulang sistemnya yang kacau. Ia menyesuaikan dan beradaptasi dengan kondisi yang baru. Skill dan pemikirannya terus berkembang jauh. Tahap di mana ia melihat entitas lainnya begitu tidak dewasa. Mungkin baru setaraf dengan dirinya ketika mencapai ver 0.0 atau 1.0. Ia terus belajar dan beradaptasi. Ia masih berdedikasi meskipun tak setotal yang dulu ia lakukan. Entitas ini juga belajar memasuki komunitas baru sebagai orang asing. Ia juga melihat berbagai paham seperti kapitalisme dan post-modernisme. Sebagai insan desain ia berkembang lebih jauh. Sebagai pribadi religius, ia sangat tersesat. Ia juga berhasil membenahi hubungan dengan salah satu wanita yang pernah disukainya menjadi seorang sahabat. Tahap di mana ia rela melepaskan dan mendapatkan kepuasan dan melangkah maju dengan optimis. Ia agak jenuh dengan melankolisme dan mengasihani diri sendiri. Ia menuangkan segalanya melalui karya.
Reidge Valgran ver 5.0: Tahap yang masih dalam konsepsi. Tahap ini segera dimulai beberapa jam lagi terhitung ditulisnya blog ini. Sebuah tahap yang lebih baik. Tahap di mana akhirnya ia akan menemukan entitas pasangannya. Missing piece. The other half. Tahap di mana ia harus lebih mengatur perekonomian. Tahap di mana ia harus mengencangkan ikat pinggang. Melatih fisik, mental, spiritual, intelektual, dan kreativitas. Tahap di mana ia harus lebih dewasa lagi. Lebih cerdas dan tanggap dalam mengatasi masalah. Tahap di mana ia harus lebih tekun dalam mengeksekusi program-program yang telah ditetapkan. Tahap di mana ia harus membangkitkan kembali spiritualitasnya dan membunuh sisi gelap dirinya. Suatu tahap yang jauh lebih baik dan dewasa. Karya-karya yang jauh lebih konseptual dan menarik secara visual. Mungkin konsepsi ini akan berubah terus seiring berjalannya waktu. Tinggal kini Reidge Valgran berdiri untuk membuktikan eksistensinya.
Memento vivere, memento mori!!
April 15th, 2008 at 10:23 am
hehhe, makasi nall..
eniwei, ini mau buat novel kah??
April 17th, 2008 at 9:57 am
bukan purs
ini perjalanan hidup saia
April 18th, 2008 at 1:44 am
wow, penjelasan yg detil sekali nal (walopun kata2nya agak sulit, kalo buat gua)
eniwei, kayaknya lu bener2 mengenal diri lu sendiri ya…makanya bisa nulis selengkap itu
good luck on ur life, and keep upgrading ^^
April 25th, 2008 at 5:55 am
makasih kep^^
sukses jg buat lo!
May 22nd, 2009 at 11:33 am
Reidge Valgran
seorang yang memiliki khas yang kuat tapi juga seorang yang mau belajar tanpa mengenal waktu . seorang yang menyayangi dan menghargai apa yang dimilikinya, seorang yang nanti akan menjadi seorang yang kuat. pasti .
karena tak ada seorang yang dilahirkan untuk jadi lemah ..
haha.. jadi mo liad terusan versi berikutnya ..